Video Hebatnya Timnas Indonesia Zaman Dulu Pada Masanya

Video Hebatnya Timnas Indonesia Zaman Dulu Pada Masanya – Saya kadang bertanya-tanya, kenapa beberapa hal penting di dunia olahraga Indonesia masa lalu sulit didapatkan videonya. Bahkan, di zaman yang canggih ini, ketika saya berselancar di dunia maya, juga tak saya dapatkan video-video kejayaan olahraga Indonesia di masa lalu. Beberapa hari lalu saya sudah menulis sulitnya mencari video kemenangan Supriati Sutono di ajang lari jarak jauh Asian Games 1998.

Video Hebatnya Timnas Indonesia Zaman Dulu Pada Masanya

Video Hebatnya Timnas Indonesia Zaman Dulu Pada Masanya

Tulisan saya itu bisa dilihat di sini. Kini, saya mau menulis hal serupa tapi di bidang sepak bola. Dokumentasi video terlama yang pernah saya ketahui soal kejayaan Timnas Indonesia adalah di tahun 1938. Kala itu, Indonesia masih bernama Hindia Belanda dan lolos ke piala dunia. Seingat saya ketika Indonesia dibantai Hungaria di ajang itu, ada videonya. Namun hanya video sekilas. Seingat saya seperti itu. Namun, kalau ajang di level Asia masa lalu, saya nyaris tak pernah melihatnya.

Misalnya Indonesia juara Piala Asia Junior tahun 1961 tak pernah saya lihat videonya. Kehebatan Indonesia di ajang Olimpiade 1956 juga setahu saya tak ada videonya. Di Olimpiade 1956, Indonesia mampu menahan Uni Soviet di babak perempatfinal dengan skor 0-0. Karena saat itu belum ada adu penalti, maka laga diulang. Pada laga ulangan Indonesia dibantai 0-4. Belakangan Uni Soviet menjadi jawara dengan menyabet medali emas olimpiade cabang sepak bola putra. Tapi momen di atas agak maklum kalau tidak ada videonya. Sebab, itu momen yang sudah sangat lama.

Yang agak gimana gitu, kan video tahun 80-an dan awal 90-an, yang sulit didapat. Padahal di tahun itu, Indonesia cukup bagus. Pada Asian Games 1986, Indonesia berhasil masuk semifinal. Setelah kalah di semifinal, Indonesia kalah di perebutan medali perunggu. Momen sehebat itu tidak ada videonya. Setidaknya saya sulit mencarinya di dunia maya. Saya sih meyakini videonya pernah ada, entah sekarang di mana. Lalu, saat Indonesia nyaris lokos ke Piala Dunia 1986 juga tak ada videonya. Di kualifikasi Piala Dunia 1986, Indonesia sudah masuk fase “semifinal”. Sayang dikalahkan Korea Selatan.

Kalau saat itu menang lawan Korea Selatan dan menang di “final”, Indonesia akan lolos ke Piala Dunia 1986. Video yang juga sangat disayangkan sulit dicari adalah ketika Indonesia dapat medali emas sepak bola Sea Games 1987 dan 1991. Tahun 1987, saya pun tak pernah tahu bagaimana proses terjadinya gol Ribut Waidi di final melawan Malaysia. Saya hanya tahu dari membaca bahwa Ribut Waidi adalah pahlawan Indonesia di final. Ribut mencetak gol tunggal kemenangan Indonesia. Sayang momen indah itu tak pernah saya nikmati rekaman videonya.

Saat Indonesia menyabet emas di Sea Games 1991 juga tak ada videonya. Khususnya laga final melawan Thailand. Kala itu, Indonesia menang adu penalti. Jadi lucu juga menurut saya kalau ada acara mengenang kejayaan Indonesia di Sea Games 1991 Manila. Lucunya karena memang hanya wawancara dengan pelaku sejarah. Sementara, videonya tak ada. Padahal itu video tahun 1991. Saya pun ingat bahwa laga final Sea Games 1991 disiarkan TVRI. Tapi, video itu tak pernah ada di masa kini.

Bahkan sejarah Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke Piala Asia 1996 pun saya tak pernah lihat videonya. Yang saya maksud tentunya adalah laga Indonesia di babak kualifikasi Piala Asia 1996. Kala itu, Indonesia menahan Malaysia dan membantai India. Saya ingat kualifikasi Piala Asia 1996 itu disiarkan langsung oleh ANTV. Tapi, saya tak pernah melihat lagi video kehebatan Indonesia membantai India itu. Momen bersejarah yang tak diketahui mana videonya.

Saya sih berharap TVRI dan ANTV, bisa mengupload video kehebatan Timnas Indonesia di masa lalu, khususnya di momen penting seperti final Sea Games dan Indonesia juara serta kehebatan lolos ke Piala Asia 1996. Namun, yang saya khawatirkan adalah ternyata video-video penting itu sudah tidak ada lagi. Misalnya, ternyata sudah hilang tak berbekas, bisa diambil orang atau kena banjir

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *